GRATIS EBOOK:

Bonus 3 Sekaligus:

Buah Semangka/ Citrullus vulgaris (Buah Unggul Indonesia)




Salah satu buah yang banyak mengandung air adalah semangka (Citrullus vulgaris). Banyak penggemarnya, terutama pada saat musim kemarau sebagai pengusir dahaga. Tetapi sayang kebanyakan yang dibudidayakan sekarang adalah semangka introduksi (seperti Sugar Baby) sedangkan semangka lokal sudah tidak terdengar lagi dan bahkan sekarang sudah sulit kita temukan. Padahal ditinjau dari segi rasa dan daya suainya dengan iklim di Indonesia tidak kalah dengan semangka introduksi.

Untuk varietas-varietas unggul semangka Deptan belum resmi mengeluarkannya, sebab memang tanaman semusim ini menduduki skala prioritas urutan belakang untuk komoditi hortikultura. Tetapi masyarakat luas sudah mengetahui bahwa semangka yang enak adalah semangka introduksi seperti Sugar Baby, Cream Suika, Striped Sugar, Sugar Doll, dan yang tidak berbiji seperti Yellow Doll, Garden Baby, dan sebagainya. Semangka introduksi yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah Sugar Baby.

Semangka Sugar Baby merupakan semangka introduksi hasil hibrida. Buahnya bulat berwarnk hijau tua, bobot per buah bisa mencapai ± 4 kg. Daging buah berwarna merah, renyah dan manis sekali rasanya, serta berbiji sedikit. Kulit buah tebal sehingga tahan selama dalam pengangkutan, agak tahan terhadap penyakit Downy Mildew. Produksi bisa mencapai 8-10 ton/ha/tahun.

Semangka lokal yang patut dibanggakan sebagai padan an semangka Sugar Baby adalah semangka sengkaling yang pernah populer di tahun 1970-an. Walau kini hanya diproduksi untuk diambil bijinya saja. Padahal rasanya pun manis sekali tidak kalah dengan semangka Sugar Baby.

Semangka sengkaling berasal dari Sengkaling, Malang. Sebetulnya juga merupakan semangka introduksi, tetapi karena sudah berpuluh-puluh tahun dibudidayakan di Indonesia (terutama desa Sengkaling), sehingga masyarakat menyebutnya sebagai semangka asli dari Sengkaling (semangka lokal). Buahnya berbentuk oval dengan berat per buah 2-4 kg, kulit tipis berwarna hijau bergaris. Kulit tipis inilah yang mungkin menyebabkan semangka sengkaling kurang disukai petani karena menyulitkan pengangkutan walau rasanya lezat dan manis sekali dengan daging buah yang berwarna merah, menarik sekali. Bijinya agak banyak. Produksi hampir sama dengan Sugar Baby bila betul-betul diperhatikan pembudidayaannya. (http://www.agrosukses.com).

Powered by 123ContactForm
 

Agrosukses Pustaka Info | www.agrosukses.com, Pasar Agrobisnis Online, Email: admin@agrosukses.com, SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9