GRATIS EBOOK:

Bonus 3 Sekaligus:

Buah Rambutan/ Nephelium lappaceium L. (Buah Unggul Indonesia)




Rambutan (Nephelium lappaceium L.) unggul yang memenuhi selera konsumen menurut pendapat salah seorang ahli peneliti utama hortikultura adalah :
1. Dagingnya mudah dikupas dan kulit biji tidak melekat pada daging buah (ngelotok).
2. Dagingnya tebal dan bijinya kecil.
3. Daging kesat, rasa manis, dan kadar vitamin C tinggi.
4. Tahan terhadap penyakit akar yang berbahaya. Varietas rambutan unggul yang telah dilepas oleh
Deptan dengan SK Menteri Pertanian adalah rambutan varietas binjai, rafiah, dan lebak bulus. Rambutan-rambutan unggul ini memang mempunyai kriteria yang betul-betul memenuhi selera konsumen.

Rambutan binjai, berasal dari Pasarminggu, Jakarta, sering disebut juga sebagai rambutan brahrang; bentuk buah agak lonjong berambut panjang, jarang dan kasar rambutnya berwarna merah dengan ujungnya yang hijau, sedangkan warna buahnya sendiri merah tua; warna daging buah putih, ngelotok, kulit biji melekat, bentuk biji bulat panjang seberat 2,6 g; dan produksinya 40-68 kg atau 1200-2000 buah per pohon per tahun.

Rambutan rafiah, berasal dari Pasarminggu juga; bentuk buah bulat berpelat, dengan rambut sangat pendek, agak jorong dan kasar; warna rambut hijau kekuningan; warna daging buah putih, ngelotok, kulit biji agak melekat dan rasanya manis, berat buah 18,9 g; bentuk biji bulat berpelat dengan berat 1 g; tian produksi per pohon per tahun 18-30 kg atau 1000-1600 buah.

Rambutan lebak bulus, berasal dari Pasarminggu; bentuk buah bulat berambut panjang, jorong dan halus, warna buah merah dan warna rambutnya merah dengan ujung kekuningan; warna daging buah putih, ngelotok, kulit biji agak melekat dan rasanya manis serta berair, berat buah 25,5 g, bentuk biji lonjong dengan berat 2 g; produksi buah per tahun per pohon 50-100 atau 2000-4000 buah.

Varietas lain yang bisa pula dijadikan unggulan adalah simacan, aceh garing, aceh gendut, aceh pao-pao, dan aceh kering manis. Jenis-jenis ini mempunyai rasa yang manis, daging buahnya ngelotok, serta daging buah yang agak kesat.

Rambutan simacan, asalnya tidak diketahui secara jelas, tetapi pernah menjadi salah satu koleksi Balai Penelitian dan Pengembangan Hortikultura di Pasarminggu. Buahnya berbentuk lonjong berukuran besar dengan bobot per buah ± 26,65 g; wujudnya sangat menarik dengan rambut yang berwarna merah, panjang, kasar, dan agak jarang. Daging buah putih, ngelotok, agak kenyal, kulit biji agak melekat dan rasanya manis agak masam, dan kandungan airnya sedang-sedang saja. Biji berbentuk bulat panjang dengan berat per biji ± 2,5 g.

Rambutan aceh garing, asalnya juga tidak diketahui secara jelas. Pernah dikoleksi oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Hortikultura di Pasarminggu. Buahnya agak bulat bentuknya dan ukurannya termasuk besar dengan bobot per buah ± 29 g; tetapi wujudnya kurang menarik, rambutnya berwarna kuning merah, pendek, agak kasar dan agak jarang; daging buah berwarna putih, agak kenyal, agak tebal daging buahnya, agak kering ngelotok, kulit biji agak melekat dan rasanya manis sekali; bijinya agak bulat dan kecil dengan bobot per biji 2 g.

Rambutan aceh gendut, asalnya tidak jelas, tetapi pernah juga dikoleksi di Pasarminggu. Buah berberituk agak bulat, besar dengan bobot ± 30 g dan menarik sekali wujudnya dengan rambut yang berwarna merah atau merah kuning, panjang, kasar, dan agak jarang. Daging buah manis tetapi banyak mengandung air, tebal sekali dagingnya dan ngelotok, kulit bijinya tak melekat, enak sekali. Bijinya kecil dan agak bulat bentuknya dengan bobot per bijinya ± 1,55 g.

Rambutan aceh pao-pao, asalnya juga tak diketahui secara jelas. Pernah juga dibudidayakan di Pasarminggu. Buahnya lonjong, besarnya sedang dengan bobot per buah 15,94 g. Wujudnya kurang menarik dengan rambut yang panjang, halus dan jarang serta berwarna merah oranye; daging buah berwarna putih, agak kering, tebal dan keras, serta ngelotok dan kulitnya agak melekat pada daging buah, rasanya manis. Bijinya lonjong, kecil dengan bobot per biji 1,55 g.

Rambutan aceh kering manis, asalnya juga tak diketahui secara jelas, pernah dikoleksi oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Hortikultura di Pasarminggu. Buahnya bulat, besar dengan bobot per buah 26,4 g; rambutnya panjang, kasar, agak jarang, berwarna merah dengan ujung kuning. Daging buah berwarna putih, agak kering, agak tebal, agak kenyal, dan ngelotok serta kulit bijinya agak melekat dengan daging buah, dan rasanya manis sekali. Bijinya agak bulat dengan berat tiap bijinya ± 2,2 g. (http://www.agrosukses.com).

Powered by 123ContactForm
 

Agrosukses Pustaka Info | www.agrosukses.com, Pasar Agrobisnis Online, Email: admin@agrosukses.com, SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9